Saturday, August 6, 2016

Sirosis Hati Mengintai


"Tiba - tiba kondisi tubuh menurun drastis, berat tubuh pun menyusut jauh dari berat tubuh normal"

Tepatnya 2 tahun lalu semua ini berawal, penyakit yang tidak Saya dan keluarga duga menghampiri mama tersayang. Penyakit yang mulanya Saya pikir hanya penyakit biasa yang dapat sembuh setelah mengunjungi klinik dokter. 

Sirosis Hati yang dalam bahasa ilmiahnya cirrhosis adalah diagnosa dokter kesekian yang telah kami kunjungiSirosis hati merupakan sejenis penyakit hati yang disebabkan oleh sering mengkonsumsi minuman keras, hepatitis B & C, genetik atau kegemukan. Sepertinya penyakit mama disebabkan oleh kegemukan karena pola makan yang kurang baik. 

Lemas tubuh ini setelah mengetahui penyebab penyakit mama, Saya berpikir mungkin Saya adalah salah satu orang yang telah berkontribusi hingga mama  terkena penyakit ini, karena Saya memang sangat senang mengajak mama menikmati makanan 'enak' yang ternyata kurang baik untuk kesehatan.

Hari - hari menyedihkan pun dimulai. Tiba - tiba kondisi tubuh mama menurun drastis, berat tubuh pun menyusut jauh dari berat tubuh normal, seluruh tubuh mama menjadi kuning karena organ hati tidak mampu lagi bekerja secara maksimal, batuk terus menerus adalah efek dari penyakit sirosis hati diderita mama, Rumah Sakit pun menjadi langganan keluarga karena hampir tiap bulan mama harus opname berminggu - minggu untuk menstabilkan kondisi mama. Sering kali perasaan Saya campur aduk melihat kondisi mama yang tidak fresh seperti dulu, tak ada senyum ceria seperti dulu, dan dengan sabar menahan sakit perut membesar karena ada cairan yang tidak sepenuhnya  dapat dikeluarkan melalui urine. 



Ya Allah... Cobaan ini semakin berat saat Dokter menginformasikan bahwa mama tidak dapat sembuh dan kondisi kesehatan akan selalu berulang menurun drastis, hanya donor hati sehat yang mungkin dapat mengembalikan kesehatan mama, namun tidak semudah itu mendapatkan donor hati yang cocok untuk mama. 

Saat ini mama telah dapat menerima dengan keadaannya,  bersahabat dengan penyakitnya dan mengkonsumsi makanan dan minuman dengan saran Dokter. Dan Saya juga telah dapat menerima keadaan mama yang kemungkinan tidak dapat sembuh, telah menerima keadaan mama yang sekuat dulu, dan menerima keadaan mama yang sangat membutuhkan kasih sayang anak dan keluarganya.


Mama... Terus berjuang ya Ma untuk kesembuhan mama, walau Dokter telah menyimpulkan sulit untuk kembali seperti kondisi kesehatan mama yang dulu. I love you mom and I'm with you always :*