Senin, 06 Februari 2017

Plastik Kiloan Untuk ASIP, Why Not!


Menjadi working mom sekaligus breastfeeding mom memerlukan tekad yang kuat untuk tetap commit pada cita - cita awal yaitu memberi ASI hingga bayi berusia 2 tahun. Hal Itu terjadi pada Saya, sibuk menimbang - nimbang media apa yang akan digunakan sebagai wadah ASIP saat nanti bekerja setelah cuti melahirkan selesai. 2 wadah yang Saya ketahui saat ini yaitu berupa kantong ( plastik ) dan botol. Setelah beberapa pertimbangan Saya memilih media kantong ( plastik ) ASIP, mengingat  perjalanan Saya menuju rumah cukup berisiko berdesakkan di Commuter Line

Awalnya Saya tidak keberatan menggunakan kantong ( plastik ) ASIP yang harganya cukup mahal, namun lambat laun membuat Saya gigit jari karena di luar prediksi Saya yang membutuhkan banyak kantong ASIP untuk wadah. Namun Saya juga tidak ingin beralih ke wadah botol untuk ASIP. 

Saya berpikir bagaimana dengan breastfeeding mom yang mungkin memiliki kendala yang sama seperti Saya, atau breastfeeding mom yang memiliki keterbatasan dana namun memiliki cita - cita yang sama seperti Saya. Lalu terlintas oleh Saya, seandainya ASIP bisa Saya simpan di plastik kiloan yang biasa dijual di toko plastik, pasti menyenangkan sekali.

Akhirnya Saya mencoba berkonsultasi pada salah satu dokter di team laktasi KMC yaitu Dr. Aini mengenai hal ini, karena biasanya Saya mendapat solusi dari team laktasi ini. Saya memberanikan diri bertanya pada Beliau, apakah boleh menyimpan ASIP dengan media plastik kiloan. Dan seperti beban berat terlepas dari pundak Saya, Dr. Aini memberi edukasi pada Saya bahwa ASIP boleh di simpan di plastik kiloan dalam ukuran 1/4 kilo atau plastik es mambo. Gembiranya Saya mendengar jawaban Dr. Aini. Lalu Dr. Aini menjelaskan cara menyimpan ASIP pada plastik (1/4) kiloan yang kemudian Saya praktekkan. 


Plastik (1/4) kiloan yang Saya gunakan, Saya beli di toko plastik dekat rumah, boleh merk apapun, Saya memilih plastik kiloan yang mudah atau tidak kaku saat diikat.


Sebelum Saya isi dengan ASIP, biasanya Saya ukur dulu seberapa banyak ASIP yang biasa diminum Aiko. Lalu plastik Saya isi ASIP, jangan telalu penuh ya mama, supaya plastik tidak pecah saat memuai.


Setelah Saya isi ASIP, kemudian plastik Saya beri tanggal menggunakan spidol permanen supaya tidak hilang saat disimpan di dalam Kulkas.

Jangan lupa plastiknya di double kembali saat memasukkan dalam freezer supaya jika plastik robek masih ada plastik sebelumnya yang menahan ASIP tetap utuh.

Dr. Aini menambahkan, kantong plastik kiloan hanya dapat digunakan di suhu dingin di kulkas. Saat dicairkan atau dihangatkan, ASIP harus dipindahkan terlebih dulu ke wadah botol, lalu kemudian ASIP dapat di hangatkan dan diberikan pada bayi. Jangan pernah memanaskan ASIP langsung dari plastiknya. 

Ada rasa senang dalam hati, karena banyak kemudahan yang didapat breastfeeding mom demi cita - cita memberikan yang terbaik pada buah hatinya yaitu memberikan ASI hingga 2 tahun.

Keep strong All Breastfeeding Mom!