Senin, 24 September 2018

Pristine 8+ Membantu Live Balance Saya Pada Awal Full Time Di Rumah



Seperti yang moms tahu, bulan september ini saya berhenti bekerja dan full time beraktivitas di rumah. Tadinya saya berpikir everything is under control dan saya sanggup handle segalanya dengan baik, tapi ternyata tidak semudah yang saya kira. beberapa teman dekat yang lebih dulu berhenti bekerja, pernah mengingatkan saya bahwa pandai - pandailah menjaga hati, maksudnya lebih tenang jika ada sesuatu di rumah yang tidak sesuai dengan harapan, jangan emosi dan saya akhirnya mengerti mengapa mereka mengingatkan saya hal itu hahaha...

Senin, 17 September 2018

Bisakah Ibu Adopsi Menyusui Bayinya? | ASI Talk With Maiko

menyusui-anak-adopsi

Terima kasih ya Allah...
 Setelah hampir 6 tahun penantianku, 
akhirnya aku memiliki buah hati mungil yang aku dambakan. 

Tapi... 
Apakah aku bisa menyusui dan memberikan hak ASI pada bayiku...
Karena aku tidak melahirkannya...

Selasa, 11 September 2018

What Working Mom Do Before And After Resign


Ngga terasa sudah hampir sebulan saya menjadi a new stay at home mom. how am i feeling? of course happy and excited. Tapi satu hal yang paling epic setelah resign adalah saya jadi lupa hari dan tanggal *lol

Sabtu, 08 September 2018

Siapa Bilang Stay At Home Mom Ngga Butuh ASUS X555?


Siapa bilang stay at home mom ngga butuh ASUS X555? Bulan September ini saya baru saja melepas status working mom dan memutuskan menjadi stay at home mom, keputusan yang sama sekali tidak saya sesali sedikitpun. Yang saya sesali adalah notebook yang saya miliki sejak tahun 2011 hadiah dari suami (baca:harus disebutkan pemberian dari suami) dan jarang tersentuh karena kesibukan di kantor saat itu, akhirnya sekarang tidak dapat memenuhi kebutuhan saya, walhasil saat saya semangat menggunakan untuk kebutuhan berselancar di dunia maya. notebook tidak dapat mengikuti keinginan saya. Sedih? tentunya, minta lagi sama suami? emm... nanti dulu, belum ada ide bagaimana cara mintanya hihihi...

Saya adalah tipe emak jaman now yang ngga bisa lepas dari gadget, bagi saya gadget is everything. Gadget sangat membantu dalam aktivitas harian saya, saya juga tipe emak - emak yang sekali di rumah, males untuk keluar rumah lagi , wait... nganter anak sekolah adalah kewajiban, jadi ngga boleh males. Ok lanjut, selain smartphone yang saya miliki, saya juga membutuhkan notebook untuk aktivitas harian saya, selain nganter anak sekolah, new stay at home mom ini (nunjuk diri sendiri) juga mempunyai hobby penting yaitu buka online shop, buka sosmed, menulis artikel di blog favorite saya www.mamaayuutami.com dan satu lagi, merintis online shop kecil - kecilan saya.

Jadi, saya membutuhkan notebook yang bisa memenuhi kebutuhan harian saya, seperti yang kita tahu, emak - emak senang sekali buka halaman internet lagi, lagi dan lagi tanpa ingat untuk menutup supaya ngga nge-hang, itu juga berlaku untuk saya, saya malas harus membuka ulang halaman internet berkali - kali, karena loading-nya lama lagi.

Setelah browsing sana sini, lihat review kanan kiri, akhirnya saya mendapat notebook yang cocok untuk saya, yaitu ASUS seri X555. Notebook sehari - hari dengan harga terjangkau dan fitur kekinian. 

Why i love ASUS X555? karena ASUS X555 sangat mengerti kebutuhan saya. 



Pertama. Daya tahan baterai seharian
Seperti yang kita tahu, mempunyai 2 anak super duper energik, membuat mamanya harus menemeni all day long. Saya membutuhkan notebook dengan baterai yang mempunyai daya tahan tinggi yang bisa saya pakai seharian, maksudnya, ini notebook bisa saya standby kan seharian penuh tanpa takut lowbatt karena jauh dari colokan listrik.

ASUS X555 memiliki baterai dengan jenis Li-Polimer yang lebih kuat dari baterai dengan jenis Li-Ion silinder, jadi saya ngga perlu bolak balik colok cabut adaptor notebook yang membahayakan anak yang sedang bermain di rumah.  

Kedua. Teknologi IceCool
Saat memilih notebook, saya punya concern dengan notebook yang panas bawahnya jika terlalu lama dipakai, dan saya harus menggunakan notebook di dalam ruangan ber-AC. Menurut saya design ASUS X555 ini unik, karena dirancang sedemikian rupa menggunakan teknologi IceCool untuk menjaga temperatur notebook antara 28 derajat hingga 35 derajat saja, dan panas yang dihasilkan lebih rendah dari temperatur yang dihasilkan tubuh manusia, makin berbinar mata saya melihat ASUS X555.

Ketiga. Home entertainment pribadi
Semenjak berhenti bekerja, hiburan saya dikala malam setelah anak - anak tidur  adalah nonton drama korea dan drama jepang. 2 jenis tontonan sebagai me time  yang mampu mengembalikan good mood saya. Nah, notebook ASUS X555 mendapat support Prosesor AMD" Quadcore A10 yang mampu membuat performanya halus dan responsif. Tenang guys, ASUS X555 sudah preinstall Windows 10 Asli, jadi ngga pusing  lagi memikirkan update windows dan aman tentunya. Dan yang paling penting adalah notebook ASUS X555 seperti ungkapan mengatakan   work hard, play hard, notebook yang bisa jadi temen kerja sekaligus untuk main game online.

Bagi yang masih penasaran dengan keunggulan lainnya, bisa dilihat di sini :

ASUS X555 juga dijual di Tokopedia . Dengan semua keunggulan notebook ASUS X555 di atas, sulit rasanya menolak notebook keren ini. Jadi, siapa bilang stay at home mom ngga butuh Asus X555? butuh banget!

Minggu, 02 September 2018

#Sundate2018 is Quality Time With SunLife


Tak terasa, sudah lebih dari satu bulan suami berlayar, selama ini komunikasi kami hanya melalui aplikasi chat saja dan komunikasi berjalan lancar, bisa dibilang kami hanya dapat berkumpul bersama keluarga setiap 3 bulan sekali dan hanya memiliki beberapa hari quality time bersama istri dan anak - anak. kami adalah tipe keluarga yang senang melakukan rutinitas bersama di rumah, seperti menonton bersama, berkebun, atau berkunjung ke rumah kerabat. Karena bagi kami, hal itu dapat mempererat hubungan kami dengan keluarga. Namun adakalanya kami sesekali ngdate dengan keluarga kecil kami keluar.

Sabtu, 01 September 2018

When Working Mom Becoming Stay At Home Mom




Dear Sir, Please accept this letter as notice of my resignation...

Itu adalah sepenggal kata yang tertulis dalam surat pengunduran diri saya. Bulan lalu saya mengajukan resignation letter dari tempat saya bekerja. Saya ingat betul saat saya diterima bekerja di perusahaan waktu itu, saya belum menikah dan hingga saat ini memiliki 2 orang anak.